Selasa, 07 Juni 2011

MENGGAPAI LANGIT - part 1




Siang yang terik. Panggung itu masih kosong. Penontonnya pun jarang. Bahkan bisa dibilang, tidak ada satupun yang berdiri, berhenti hanya sekedar untuk mencari tau siapa yang akan masuk mengisi panggung sebentar lagi. Mereka semua tahu, nama-nama besar yang ada disitu tidak mungkin tampil di jam-jam ini.

Anggara berdiri di samping panggung, menatap ke arah sekerumunan orang yang baru saja berhenti di depan panggung. Apakah mereka yang akan mendengarkan aku bernyanyi, harapnya dalam hati. Salah satu dari orang-orang itu berdiri di panggung, lalu berpose lucu, dan teman-temannya memotretnya. Mereka tertawa-tawa. Anggara tersenyum menatap mereka. Tapi senyum itu langsung pudar begitu Mas Ken mendorong bahunya pelan. "Ayo Anggara! Cepat naik!" ujarnya dengan suara yang serak. Seharian mengurus acara membuatnya kehilangan kesabaran. "Iya Mas..." ujar Anggara tanpa ragu, dan langsung melangkah menaiki panggung.

Seketika orang-orang yang tadinya bermain-main di panggung langsung terkejut begitu melihat kehadiran Anggara. Untuk beberapa saat mereka tertegun. Anggara memberikan senyumannya. Tapi senyuman itu tak berbalas. Mereka hanya mendengus pendek, lalu turun dari panggung dan bergegas menuju ke keramaian lain. Anggara menghela nafasnya. Bukan karena kecewa. Sudah terlalu sering dan terbiasa ia tak mendapatkan perhatian apa-apa. Penampilannya memang jauh dari segala hal yang keren. Celana jeans yang ia kenakan sudah berulang kali robek dan dijahit lagi. Kemejanya biru, dan warnanya sudah mulai pudar. Wajar kalau orang-orang tak menganggapnya penting.

Anggara melangkahkan kaki ke tengah panggung. Orang-orang tetap berjalan bersliweran di sekitar panggung. Anggara tak berani berharap akan ada yang meneriakkan namanya. Ia hanya berharap mereka mau mendengarkan suaranya, sekedar menoleh dan memberikan tepuk tangan di akhir lagunya. Karena itu Anggara menarik nafasnya dalam-dalam. Ia dekatkan mic ke bibirnya.


Suasana sekitar ramai. Stand-stand makanan dipenuhi oleh pengunjung.

"Selamat siang semuanya... Selamat datang di acara Fun with Awesome Tea!"

Tak ada yang menoleh apalagi berhenti.

"Saya akan membawakan satu lagu untuk semuanya yang ada disini.."

Seorang anak kecil menangis karena terjatuh. Ibunya sibuk menenangkannya.

"Judulnya, Sempurna... dari Andra and the Back Bone..."

Musik mulai mengalun. Beberapa orang menoleh, tapi sambil berjalan.



Anggara mulai bernyanyi...

Kau begitu sempurna, dimataku kau begitu indah, kau membuat diriku akan slalu memujamu, di setiap langkahku, ku kan slalu merindukan dirimu, tak bisa ku bayangkan hidupku tanpa cintamu. Janganlah kau tinggalkan diriku, takkan mampu menghadapi semua, hanya bersamamu ku akan bisa... Kau adalah darahku, kau adalah jantungku, kau adalah hidupku, lengkapi diriku, oh sayangku kau begitu... Sempurna...


Suara Anggara menggema mengisi ruang-ruang yang terbuka. Mengalun mengalir begitu saja dari speaker-speaker hitam yang mengarah ke penjuru lapangan. Seorang pria berhenti makan dan mulai mencari arah suara. Seorang gadis muda berhenti tertawa dan menatap ke arah panggung. Anak kecil yang tadi menangis berhenti dan mulai mendengarkan.


Sekarang semua mata menatap ke arah panggung. Menatap pemuda bertubuh kurus yang berdiri menggenggam mic dan bernyanyi dengan syahdu. Musik terus mengalun. Mas Ken yang sedang sibuk menelpon seorang artis yang seharusnya sudah sampai tapi belum datang juga sempat melirik ke arah Anggara. Ia tahu, ia akan selalu bisa mengandalkan Anggara, dan kemudian kembali mencoba menghubungi nomer handphone manager sang artis.


Anggara sendiri telah melupakan semua yang ada di sekitarnya. Ia hanya ingin bernyanyi, menyuarakan isi hatinya. Terbayang olehnya wajah seorang gadis. Wajah seorang yang telah lama sekali tak pernah lagi ia temui. Seseorang yang telah begitu dalam menyentuh hatinya. Seseorang yang baginya sangat sempurna, namun sempurna yang bukan miliknya lagi. Seseorang yang telah meninggalkan dirinya untuk orang lain yang menurutnya lebih sempurna daripada dirinya. Anggara terus bernyanyi, untuk kenangan itu. Untuk kenangan yang tidak mungkin kembali padanya.



Tanpa terasa, tiga menit berlalu sudah. Dan Anggara mengakhiri lagu itu dengan sempurna. Tapi kesadarannya masih belum kembali ke panggung. Ia masih berada di dalam lagu itu. Sempurna. Mungkinkah ia menjadi sempurna? Mungkinkah ia memiliki sesuatu yang sempurna? Bolehkah seseorang seperti dirinya berharap? Mungkinkah...?


Tiba-tiba terdengar suara satu tepuk tangan.

Mungkin aku cuma bermimpi.

Di sisi lain terdengar lagi satu tepukan menyambut tepukan yang sebelumnya.

Mereka mungkin sedang menyoraki orang lain.

Dan tepukan lain menyahuti, dan yang lain lagi menyahuti, dan lama kelamaan, terdengar suara tepuk tangan dimana-mana.



Anggara mengangkat wajahnya. Dan ia melihat, beberapa orang, berdiri di dekat panggung, memberikan tepuk tangan padanya sambil tersenyum. Anggara tersenyum.



"Terimakasih" ujarnya dengan perasaan bahagia.



Mereka yang bertepuk tangan, walaupun cuma kurang dari 10 orang, masih terus bertepuk tangan. Momen ini adalah momen yang paling berharga baginya. Lebih berharga daripada momen manapun. Anggara mengangguk, lalu membalikkan badannya. Ia menuruni panggung dengan hati senang.


Mas Ken sudah menunggunya di bawah panggung dan mengambil mic darinya.


"Makasih Anggara. Mereka suka tuh sama kamu." kata Mas Ken sambil menepuk bahu Anggara.

"Aku yang makasih Mas. Lain kali ajak lagi yah?"

"Jangan khawatir. Selama kamu mau aja nyanyi nggak dibayar, pasti aku ajak terus."

"Yang penting bisa tampil Mas. Aku butuh pengalaman."

"Okey, okey. Sekali lagi, makasih yah Ngga."


Lalu Mas Ken memberikan secarik kupon.

"Nih, kupon buat makannya."

"Okey Mas Ken. Makasih ya..."


Setelah Anggara menerimanya, Mas Ken meninggalkannya. Anggara menatap kupon di tangannya. Ia memang sudah lapar dari tadi. Anggara menghampiri satu stand makanan, tempat ia bisa menukarkan kupon itu. Tiba-tiba seseorang menarik lengannya...


Anggara menoleh. Seorang gadis berdiri di hadapannya dengan wajah ceria.


"Ngga!!"

"Rika!"


Rika langsung memeluknya.


"Akhirnya ketemu juga sama elo! Ya ampun, gue kangen banget tauk!!" ujarnya sambil melepaskan pelukannya. Anggara seperti masih belum selesai dengan kagetnya. "Lo kemana aja sih Ngga?" tanya Rika setelah itu. Anggara tersenyum. Berangsur-angsur kesadarannya sudah kembali.


"Nggak kemana-mana. Biasa lah, cari panggung." ujar Anggara dengan malu-malu.

"Lo tega banget sih, pergi begitu aja, nggak ngasih-ngasih kabar..." ucap Rika kesal.

"Ah, lo 'kan orang kaya, mana mungkin ngefek kehilangan orang kayak gue..." Kata Anggara sambil bercanda. Seperti yang sudah ia perkirakan, Rika langsung cemberut dan mencubitnya.

"Iiiihh!! Awas yah Ngga!! Enak aja ngomong begitu ke gue!!" Dengan sengaja Anggara menahan sakitnya. Rika makin kesal, tapi kemudian melepaskan cubitannya.

"Ih! Jadi orang nyebelin banget sih lo!" kata Rika dengan kesal.

"Hehehe... emang. Lo ngapain disini? Nyanyi?"

"Enggak." Tapi kemudian Rika mengernyit tak percaya. "Emangnya lo nggak tau?"

Sekarang Anggara yang jadi bingung. "Nggak tau apa?"

"Ini 'kan acaranya Mas Dion!"


Nama itu... Akhirnya keluar juga dari bibir Rika. Anggara terpaku. Pria sempurna dimata gadis yang sempurna bagi Anggara.


"Oh..." Cuma itu kata-kata yang bisa keluar dari mulut Anggara.


Rika mulai belingsatan menoleh ke kanan dan kirinya. "Mas Dion tuh udah ngatur semuanya supaya gue bisa ketemu lo lagi disini..."

"Tunggu, tunggu... Jadi... Jadi dia yang ngurusin acara ini?"

Rika mengerdip jenaka. "Iya! Jadi Mas Dion suruh orang talent buat cariin elo! Untung si orang talent itu kenal sama elo! Gue seneng banget akhirnya bisa nemuin elo!!"

Anggara menelan ludah.

"Oh... key... Jadi... Begitu. Rika... Gue mau makan dulu yah." ujar Anggara membelokkan pembicaraan. Rika menatap Anggara dan tersenyum.

"Traktir yaaah!! Lo 'kan pasti udah terima honor! Kita makan berdua, kayak dulu!!"

Anggara tertawa. "Honor? Honor apa?"

"Ya honor lo nyanyi lah... Mas Dion bilang honor lo lumayan loohh..."

Anggara terpaku. Ia menatap kupon di tangannya, dan terngiang ucapan Mas Ken sebelum memberikan kupon itu padanya... "Jangan khawatir. Selama kamu mau aja nyanyi nggak dibayar, pasti aku ajak terus."...

Anggara menatap ke arah panggung. Mas Ken ada disitu, sedang bicara dengan seseorang. Mas Ken menatap ke arahnya, lalu melambaikan tangannya. Anggara tak menjawab. Ia hanya mengangguk saja.



"Ngga.. Ayo katanya mau makan?" ucap Rika menyadarkan Anggara. Anggara menatap kupon di tangannya lagi. Ia menyodorkan kupon itu pada Rika.

"Ini..." Rika tertegun bingung. "Buat kamu aja." kata Anggara sambil menyerahkan kupon pada Rika. Rika mengambilnya. Dan Anggara langsung membalikkan badannya, pergi meninggalkan Rika begitu saja. Rika termangu bingung. Ia mengejar Anggara.

"Ngga...? Lo kenapa?" ujarnya sambil menyelaraskan langkahnya dengan Anggara. Anggara tak menjawab, ia hanya menatap Rika sambil tersenyum kecut. Bukannya berhenti, Rika malah makin penasaran.

"Ngga!! Anggara berhenti!"

Dan langkah Anggara pun terhenti. Perlahan-lahan ia membalikkan badannya, dan menatap Rika yang berdiri di belakangnya.

"Rika, aku minta kamu jangan pernah lagi cari aku." ucap Anggara perlahan tapi tegas.

Rika terkejut. "K... Kenapa?"

"Kamu tau kenapa." sahut Anggara cepat. Rika terpengarah.

"Teganya kamu ngelupain apa yang pernah terjadi diantara kita, dan bersikap seolah-olah aku bisa memaafkan pengkhianatan yang sudah kamu lakuin ke aku. Kamu sudah memilih, dan aku yang terbuang."

"Aku masih sayang sama kamu Ngga..." kata Rika dengan suara yang mulai parau. Anggara menghela nafas, lalu bicara dengan nada yang sangat tenang.

"Aku hargain perasaan kamu. Tapi berhenti berusaha paksain aku buat terima semua itu. Bilangin Dion, makasih udah undang aku nyanyi disini. Kalau dia berani terbuka datengin aku dan minta sendiri ke aku, dia nggak usah susah payah bayar aku pake kupon makan. Aku nggak papa kok nyanyi gratis. Anggap aja hari ini tadi aku ngasih hadiah pernikahan kalian. Okey?" Anggara membalikkan badan, tapi Rika menahannya.

"Bayar pake kupon? Nggak mungkin..." Anggara langsung memotongnya, "Kamu tanya aja langsung ke Mas Ken, orangnya ada disitu. Dia yang kasih kupon itu ke aku. Selamat tinggal Rika."

Anggara langsung membalikkan badannya dan melangkah dengan cepat menjauhi Rika. Sementara Rika kebingungan, menatap kupon di tangannya, dan melihat ke arah Mas Ken yang masih sibuk sendiri di dekat panggung.



Anggara terus melangkah menjauh, tak mempedulikan semua yang ada di sekitarnya. Sekali dua kali ia menubruk orang yang lewat, tapi ia tak merasakan apa-apa. Cuma rasa sakit di hatinya saja yang mengambil alih semua indera perasa di dirinya. Sakit seperti diterjang berjuta jarum, begitu pilu dan begitu perih. Dalam hatinya ia bertanya, kenapa? Kenapa harus ia alami lagi sakit hati ini? Sampai berapa lama lagi harus mampu ia kuatkan diri.



Anggara terus melangkah. Makin lama makin menjauh, dan makin menjauh. Langkah yang dibawa oleh amarah dan kekecewaan. Sampai-sampai tak peduli lagi ia dengan kemana ia melangkah, bahwa mobil-mobil yang melaju pesat mengklakson sambil memaki dirinya yang menyeberang tanpa menoleh kanan dan kiri. Anggara terus melangkah dengan tak peduli ketika sebuah motor mengerem mendadak dan hampir saja menabraknya.



Dan akhirnya ia berhenti di seberang jalan. Ia berdiri terpaku.



Ya Allah, aku harus mengakhiri semua ini. Berikan aku jalan. Tunjukkan aku jalan keluar...



...

...

...



Tiba-tiba handphone Anggara berbunyi. Ia mengambilnya dan melihat, sebuah pesan masuk. Anggara membacanya;



Maaf BM: Dibuka audisi boyband, khusus buat cowok, usia 17-25 thn, diutamakan yang bisa menyanyi dan menari. Segera hubungi 087878072197 untuk informasi lebih lanjut.



Anggara menatap ke atas langit... Alhamdulillah... Mudah-mudahan ini jalanMu.





BERSAMBUNG

List Akun Regional Fanbase Superstar di Facebook dan Twitter .

Bagi Superstars yang ingin menjadi Superstars resmi, add FB:

http://www.facebook.com/sayasuperstar.nsgstar


Official blogg of NSG STAR and Superstars: http://nsgstarmix.blogspot.com/


Forum for Indonesian and International Superstars : http://nsg-star.co.cc/forums/


http://www.facebook.com/pages/Superstar-Sumatera/172239449498427

http://www.facebook.com/pages/Superstar-Medan/159182570790402

http://www.facebook.com/pages/Superstar-Palembang/195769397134753

http://www.facebook.com/pages/Superstar-Kalimantan/108821322539576

http://www.facebook.com/pages/SUPERSTAR-JAKARTA-OFFICIAL-FANBASE/149579528438153

http://www.facebook.com/pages/SuperStar-NSG-Star-FansClub-Depok/122781614460142

http://www.facebook.com/pages/Superstar-Bogorofficial-fanbase/216307098382306

http://www.facebook.com/pages/Superstar-Jawa-Barat/197949253559132

http://www.facebook.com/pages/Superstar-Semarang/170023426386833

http://www.facebook.com/superstar.surabaya

http://www.facebook.com/pages/Superstar-Bali-Official-Fanpage-of-NSG-STAR/209232202443689

http://www.facebook.com/pages/SUPERSTAR-MAKASSAR-Official-Fanpage-of-NSG-STAR/210847638938773

http://www.facebook.com/pages/Superstar-NSG-STAR-Fansclub-Jayapura/189491764412336



Akun fanbase resmi NSG STAR.

Pusat : @sayasuperstar

Official blog : @nsgstarmix . Official Forum(for indonesian and international superstars) : @nsgstar_forums .

Provinsi : @superstarbanten , @superstar_JKT , @superstarjabar, @superstarjatim , @superstarBALI , @superstarSG (Singapore).

(Sumatera, Kalimantan dan Jawatengah menyusul very very soon ;) )

Kota: @superstarmedan @superstar_PLBG @superstarTng @superstar_BKS @superstardepok @superstarbogor @superstargarut @superstar_SMG @superstarMADIUN @superstarSBY @superstar_mksr



Untuk daerah daerah yang ada akun superstar kota nya bisa gabung dulu sama superstar provinsi nya. Dan untuk daerah yang belum ada akun provinsinya bisa gabung dulu aja sama kita di Sayasuperstar Nsgstar atau di FP NSG STAR , tapi akun provinsi secepatnya akan segera di buatkan kok ;)

Baca juga: http://nsgstarmix.blogspot.com/2011/05/cara-menjadi-admin-regional-superstar.html

Senin, 06 Juni 2011

Fakta - Fakta tentang NSG STAR


Fakta nya NSG STAR terbentuk tanggal 7Mei 2010.
Melalui casting dari ratusan peserta dan terpilih lah 4orang (kecuali Gege yg tanpa casting)

Faktanya Video Clip NSG STAR Disampingku dan Mencintaimu di buat dalam 1 hari.

Faktanya model cewek di Video Clip NSG STAR dI SAMPINGKU adalah Erma yang pernah menjadi koreografer nya NSG STAR dari Peazmaker.

Faktanya Nicholas Saputra yang merupakan teman sedari kecil NSG pernah menjadi fashion stylist nya NSG STAR.

Faktanya koreografi NSG STAR di bikin mereka sendiri oleh Surya Lee dan Gege

Faktanya Surya Lee itu anggota paling tua di NSG STAR,lahir tanggal 27 Agustus 1985.Disusul Gege 25 Juni 1986 ,ketiga Anggara 5 Desember 1988,dan yang paling muda adalah Ryan 14 November 1991.

Namun tidak seperti BB korea,leader mereka tetap Tuhan Yang Maha Esa.

Surya Lee keturunan China kelahiran Medan beragama Budha.
Gege Kelahiran Larantuka Flores beragama Khatolik.
Anggara Kelahiran Garut beragama Islam.
Ryan Kelahiran Jakarta beragama Islam.

Ryan itu anak pertama dr 3 bersaudara
Gege dan anggara anak ke 2 dr 3 bersaudara
Dan surya anak ke 3 dr 3 bersaudara .

Faktanya makanan fav member NSG STAR itu :
Surya Lee suka makan nasi capcay sama permen jelly.
Gege suka makan jagung titi sama sayur rumpu rampe.
Anggara suka makan Batagor, gehu , cimol, sama masakan sunda lainnya.
Ryan suka makan Shusi.

Faktanya Ryan NSG STAR :

Kata Gege : Telinganya lebar ,paling cepet ngomongnya ,gampang emosi(karena masih muda),suka sedih,deket banget sama mama,kocak.
Kata Surya Lee :Awal ketemu orangnya langsung bisa deket,langsung nyerocos kaya pantat bebek.
Kata Anggara : kalo lagi ngomong kayak balapan motor,penakut,baik,setia kawan.


Faktanya Anggara NSG STAR :

Kata Ryan :suaranya paling keren diantara ber4,care ,asik,guru vocal ke 2 setelah mbak Reri.
Kata Gege :orangnya suka ikut2,cermin adalah nyawa keduanya.
Kata Surya Lee :Paling menonjol di vocalnya.


Faktanya Gege NSG STAR :

Kata Surya Lee :Dulu assistant Koreografernya Erma Peazmaker
Kata Ryan :paling gokil,pinter banget dance,gampang emosi kalo ngajarain ryan dance,orangnya lucu/kocak.
Kata Anggara :bisa bikin ceria & Happy


Faktanya Surya Lee NSG STAR :

Kata Anggara :baik,kadang polos juga,pekerja keras banget.
Kata Gege :ga bisa ngomong kotor(langsung stress kalo diomongin kata2 kotor),paling takut sama bencong,pekerja keras.
Kata Ryan :Orangnya dewasa,bisa jadi motivator juga.


Surya Lee Qoute : “Life doesn’t always go on our way, but we should be strong to overcome it.”
Gege Qoute : “Ikuti arus yang mengalir dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.”
Anggara Qoute : “Life must go on, bagaimanapun keadaannya”
Ryan Qoute : “Jangan pernah berkaca di kaca yang sudah retak.”

Atau Lengkapnya bisa dilihat di video ini :


Ada tambahan nih ,tapi ini funfact yaah :

#Faktanya , Gege sangat menyukai angka 77. Sampai2 ga mau menambah following twitternya karena sudah 77 orang.(berarti kalau minta folbek ga bakalan bisa :p)

#Faktanya ,ukuran sepatu Anggara lebih besar dari pada Ryan, tapi Ryan sesekali pake sepatu Anggara tapi disumpel pake kaos kaki .

#Faktanya dulu,NSG STAR dikarantinanya 4 hari seminggu, sejak Februari karantinanya jadi 6 hari seminggu.

#Faktanya , semua personil NSG STAR punya handuk kecil buat
ngelap keringat sesuai warna masing2 .

#Faktanya Anggara udah mulai nyanyi wktu umur 7th di 1 perlombaan di Garut.

#Faktanya Anggara pas masih SD punya ayam pelung peliaraan namanya "bejo"

#Faktanya Anggara kalo lagi di perjalanan pulkam ke Garut suka dengerin lagu-lagu sunda seperti Bubuy bulan dan Es Lilin ,tapi lagu sunda favoritnya lagu milik Darso (musisi sunda) seperti Amparan Sajadah dan Ulah Ceurik .(Biar kerasa suasana pulang kampungnya katanya)

#Faktanya Gege punya banyak koleksi sepatu dan topi .

#Faktanya Gege bisa dibilang anggota NSG Star yang peduli akan penampilan ,katanya biar bisa menambah kepercayaan diri .

#Faktanya team NSG STAR menyediakan waktu khusus untuk Ryan agar menyelesaikan tugas2 kuliahnya setiap hari.

Terakhir niih ,Kira2 apa yg di lakukan NSG STAR kalau lagi senggang???
Ngerumpik-in Superstars! ^o^

Twitter : @Sayasuperstar

Sabtu, 04 Juni 2011

[VIDEO] NSG STAR - RAPUH

 Ini dia niih MV yang sudah ditunggu tunggu semua SUPERSTAR,iya kan?:p


"RAPUH" adalah lagu remake yg sempat dibawakan oleh Joeniar Arief (Ex TOFU).
Konsepnya pun berbeda ,NSG STAR membawakannya lebih middle up tempo.
Sempat banyak yang bertanya-tanya ,kenapa NSG STAR membawakan lagu yang sempat dinyanyikan orang lain?
FYI, pencipta dari lagu RAPUH adalah Lintang Pramudya Wardani dan Nutyas Surya Gumilang (NSG) yang merupakan team dari management NSG STAR .

Konsepnya Sendiri ,dalam MV Rapuh semua personil NSG STAR berperan menjadi 4 dewa yaitu Surya lee menjadi dewa api , Gege menjadi dewa tanah,Anggara menjadi dewa air dan Ryan menjadi dewa angin , sedangkan Tamara (model MV nya) berperan sebagai seorang manusia biasa yang akan menolong hati mereka yang sedang RAPUH.
Shooting/pembuatan MV nya sendiri pada tanggal 23 April 2011 hari sabtu atau bertepatan dengan konsernya JB (dijamin NSG STAR ga nonton konser JB :p) .Rapuh adalah MV (Musik Video) NSG STAR yang ke 4 yang sebelumnya sudah dibuat MV Disampingku,MencintaimudanUntuk Selamanya .

Nahh ini ada foto-foto saat pembuatan MV nya ,silahkan di check !!



NSG STAR dan Tamara (Model MV nya)



Ryan sebanga Dewa Angin

Anggara Sebagai Dewa Air


Gege Sebagai Dewa Tanah


Suryalee Sebagai Dewa Api

Dan ini foto-foto merea basah-basahan wiiih :D





Kalo #SUPERSTAR pengen liat lebih banyak foto-fotonya lagi ,bisa diliat disini

Ayoo #SUPERSTAR ,terus request ke acara-acara musik tv favorit kalian kalo mau liat MV RAPUH di TV ;)
Dan jangan lupa gabung di official Fanbase nya SUPERSTAR di FB "Sayasuperstar Nsgstar" dan follow juga twitternya @Sayasuperstar .

#INDONESIASTANDUP ^o^





NSG STAR - Rapuh (INBOX 2011.06.05)

NSG STAR - Indonesia stand up, Disampingku, We are superstar (INBOX 2011.06.05)

Kamis, 02 Juni 2011

NSG Star - Rapuh (Musik Special Akhir Sekolah 2011.06.02)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites